Tirta Asasta : Warga Dihimbau Tidak Buang Limbah Hewan Kurban ke Sungai

SUKMAJAYA, depokupdate.com | Menjelang Hari Raya Idul Adha pada tanggal 30 Juli mendatang, PDAM Tirta Asasta Depok mengimbau warga untuk tidak membuang limbah hewan kurban ke Sungai Ciliwung karena  dapat mencemari lingkungan dan berdampak pada kualitas air.

Manajer Pemasaran PDAM Tirta Asasta, Imas Dyah Pitaloka mengatakan, kotoran dari hewan kurban yang dibuang di Sungai Ciliwung dapat mempengaruhi kualitas air bahkan membuat air menjadi berbau.

baca juga :  Baca Meter PDAM Tirta Asasata Kembali Dilakukan oleh Petugas

“Kami mengharapkan masyarakat jangan membuang sisa-sisa kotoran kurban ke sungai. Karena air PDAM bersumber dari Sungai Ciliwung. IPA Legong dan Citayam juga mengambil air dari sana,”ujarnya Jumat (17/07/20).

baca juga :  Belum Ada putusan, PTUN Bandung Tinjau Wilayah Sengketa Di Harjamukti

Imas menjelaskan, membuang limbah kurban di sungai juga menyalahi aturan. Sebab, ketentuannya telah diatur dalam Perda Kota Depok Nomor 16 Tahun 2012 Pasal 10 dengan sanksi pidana kurungan paling lama tiga bulan atau denda maksimal Rp 25 juta.

baca juga :  Semarak HPN 2020, Panitia Tolak Penggunaan Alun-alun

Untuk itu, Imas meminta agar warga mengikuti ketentuan penanganan limbah kurban yang ditetapkan. Misalnya dikubur dalam tanah.

“Pemkot Depok juga telah mengeluarkan larangan menggunakan plastik. Oleh karena itu, masyatakat harus  dapat menjaga lingkungan dan kualitas air di sungai,” tandasnya. **